ASUKA : “Klo
sama Ka Hajime, untuk sekarang lagi nyaman sebagai kaka
ade, klo nanti.. Ku ga tau, 11. Ku suja debi, tapi ku lagi bingung
klo sama dy, perasaan ini terang redup terang redup ga jelas,
Ini yg tau cuma abang ya”
ade, klo nanti.. Ku ga tau, 11. Ku suja debi, tapi ku lagi bingung
klo sama dy, perasaan ini terang redup terang redup ga jelas,
Ini yg tau cuma abang ya”
Jujur entah atau perasaanku aja atau emang bener, aku ngerasa
bingung banget pas Atsushi pernah bilang, dia mau usaha deket sama mantannya
“dulu” itu aku ngerasa apa mungkin dia suru aku nunggu dia ya kalau mungkin dia
emang ga bisa sama mantannya lagi, dia bakal dateng ke aku atau mungkin dia
lagi ngetes kesungguhan aku? Dan tes aku setia atau engga nunggu dia? Atau
malah sebaliknya kata2 itu dia tuju ke aku agar aku menjauh dari Atsushi? Kalau
dia emang mau menjauh, namun sami sekarang dia masih tetep mau ngobrol,
bercanda-canda, mau di ajak foto bareng pas ultah ku, emm.., aku sangat bingung
seolah Atsushi itu adalah seseorang yang hanya berdiri di depan Pintu hatiku
saja, dia tidak pernah masuk ataupun keluar, dia hanya berdiri di tengah
menghalangi semua pria masuk ke hatiku.
Apa lagi
Datang Ryu dengan ke keceannya yang mengoda, namun kalau aku Tidak bisa
berharap banyak dengan Ryu sepertinya dia tidak tertarik padaku dia hanya baik
layaknya temen. Beberapa hari lalu saat aku mengantar Chie menyusun Skripsi di
STO KLG, aku bertemu teman2=-teman Ryu, Saat aku bertanya tentangnya malah aku
jadi bulan-bulanan mereka, seseorang berkata Ryu itu seperti wanita, dia di Kelapa
Gading di kenal sebagai cewe Casablanca. Mereka bilang Ryu tidak tertarik pada
wanita, mereka bilang Ryu itu lebih tertarik sama Om-om MOI dibanding aku.
Ini Ryu, aku pernah menyapanya ya memeng dia tidak terlalu
respek, tapi itu mungkin karna dia sedang buru-buru karna sakit perut. Tapi
pertemuan kedua juga begitu, bahkan saat aku memintanya untuk berfoto dia malah
menghindar, walau akhirnya dia mau dengan sedikit paksaan dari teman-temennya.
Katanya Ryu itu kemayu, namun di depanku dia meroko dengan style cowo modern
banget.
Mungkin Ryu
hanya sebagian dari seseorang yang hanya mapir dalam hatiku dan kemudian dia
pergi, walau kami masih dekat namun menurutku menyukainya sama dengan sia-sia
karna aku sudah pesimis karna wajahnya yang terlalu kece.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar