Walau
beberapa waktu lalu kabar dari Isao membuat aku makin ingin dengan Atsushi,
karna Isao bilang Atsushi udah mulai menyukaiku. Namun ternyata kabar itu hanya
isapan jempol belaka dan membuat semangatku menjadi jatuh, aku mencoba menutup
rapat-rapat hatiku Untuk Atsushi, walau tidak ku kunci.
Aku harus
tetap bersama Akihiko saat ini. Aku ingin terus bersama Akihiko, aku mencoba
mulai serius karena aku melihat Akihiko juga lebih welcome di banding Atsushi.
Bahkan saat aku ajak berbicara dia selalu tersenyum ramah. Walau dia itu
termasuk Pria yang pemalu. Namun yang harus aku ingat lagi waktuku hanya
sebentar bersama Akihiko. Karna dia harus kembali bersama tunangannya. Aku
tidak lagi perdulu dengan Jirou anak SMA juga kekasihku di dunia Cosplayer atau
Tamotsu Pria Horny yang juga teman kerjaku yang beda cabang kantor, sekarang
juga sedang aku pacari. Jika aku bisa mendapatkan Akihiko, aku berharap Bisa
dapat menikah dengannya. Dan meninggalkan mereka semua dan hidup tentram
bersama Akihiko. MIMPI SIANG BOLONG.
Aku selalu
berhayal bagai mana nasibku saat aku harus datang ke pernikahan Akihiko, Pasti
aku kan memeluknya dengan erat tanpa malu-malu/ sungkan dengan Calin Istrinya,
HAYALAN.
Kamis, 11 Febuari 2016
Yang pertama
ku lakukan adalah membuka mata dan melihat Handphone di pagi hari, aku coba
menyapa Akihiko.
ASUKA :
“Akihiko”
AKIHIKO :
“Iya”
ASUKA :
“Udah Bangun? Udah mau Berangkat ya?”
AKIHIKO :
“Udah, lagi di belakang”
ASUKA : “Aku
Malah Mau Berangkat, besok berarti harus lebih pagi nih
bangunnya”
bangunnya”
AKIHIKO :
“Orang Akihiko juga belum berangkat”
ASUKA :
“Emangnya aku dateng pagi buat ketemu Akihiko? Orang engga
ko hahahah... “
ko hahahah... “
Setelah itu
lama aku menunggu Aakihiko tak kunjung membalas, apa dia marah dengan perkataanku?
Atau mungkin dia udah mau berangkat, aku mencoba berfikir positif tentang
Akihiko. Aku langsung bangun dan bersiap untuk berangkat kerja, sekarang kerja
udah ga ada kata Malas, semenjak Akihiko Tidur di Kantor.
Berangkat
kerja ga yah? Ujan gede lagi, mamah kira aku ga akan ke kantor hari ini karna
Hujan campur angin di Bekasi, semua perlengkapan sudah ku pakai. Jaket, Tas,
jas ujan, Helm, Konci Motor, Motor meluncur cus.. Helm harus tetep nutupin
wajah jangan sampe Make upnya luntur, karna nanti pasri ketemu Akihiko.
Waaa... di
perempatan Macet, balik arah cari jalan lain, Sepanjang perjalanan hujan tanpa
henti, setelah sampai kantor hujan baru reda huftt memang tudak berpihak. Mana
saat sampai Marunda kaki terkilir dan hampir nabrak motor bapak-bapak depak,
gara-gara bapak-bapak itu ngerem mendadak untuk menghindari lubang. Hemm..
memang hari yang kurang beruntung, Sendal pun rusak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar